Shai Gilgeous-Alexander tampil luar biasa dengan mencetak 30 poin untuk membawa Oklahoma City Thunder mengalahkan New York Knicks 111-100 di kandang sendiri pada Minggu malam (29/3) waktu AS. Dengan kemenangan ini, Thunder semakin mantap di puncak Wilayah Barat, unggul dua setengah gim dari San Antonio.
Kemenangan ini juga menandai streak luar biasa Thunder, yang berhasil menang dalam 14 dari 15 pertandingan terakhir mereka. Gilgeous-Alexander sendiri memperpanjang rekor pribadi dengan mencetak 20 poin atau lebih dalam 135 pertandingan berturut-turut, menunjukkan konsistensinya yang luar biasa di NBA.
Rekan setimnya, Luguentz Dort, memuji performa Gilgeous-Alexander. Dort menyebut bahwa SGA pantas disebut MVP karena selalu agresif, tahu kapan harus menembak, dan tidak pernah menyerah. Ini menjadi kunci bagi Thunder untuk tetap memimpin sepanjang pertandingan.
Perlawanan Gigih dari Knicks
Meski kalah, Knicks tidak menyerah begitu saja. Jalen Brunson menjadi penyelamat tim dengan mencetak 32 poin, sementara Karl-Anthony Towns menambahkan 15 poin dan 18 rebound. Knicks sempat beberapa kali menyamakan skor, terutama di kuarter pertama dan kedua, berkat tembakan tripoin mereka yang tajam.
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
New York berhasil mencetak 11 dari 24 tembakan tiga poin di babak pertama, sedangkan Thunder hanya membukukan 3 dari 12 percobaan. Taktik ini membuat pertandingan tetap menegangkan, meskipun Thunder selalu memimpin sebagian besar waktu.
Namun, kendali permainan Thunder dan konsistensi Gilgeous-Alexander membuat Knicks sulit merebut keunggulan. Mereka hanya sempat unggul untuk pertama dan terakhir kalinya di kuarter ketiga sebelum akhirnya kalah.
Baca Juga:Â Roy Keane Siap Tinggalkan Inggris dan Dunia Pundit
Drama dan Kontroversi di Lapangan
Pertandingan ini juga diwarnai momen panas. Pelatih Knicks, Mike Brown, terkena pelanggaran teknis karena berdebat soal keputusan wasit terkait Cason Wallace dari Thunder. Ini merupakan pelanggaran teknis kedua Brown musim ini, yang sebelumnya terjadi saat Knicks kalah 103-100 dari Thunder pada 4 Maret.
Selain itu, terjadi kontak keras di babak kedua ketika siku Towns mengenai Chet Holmgren dari Thunder, menimbulkan pelanggaran keras. Insiden ini menambah tensi pertandingan dan membuat para penonton semakin antusias.
Kejadian-kejadian ini menegaskan bahwa pertandingan antara Thunder dan Knicks bukan hanya soal poin, tetapi juga strategi, emosi, dan tekanan tinggi menjelang playoff.
Peluang Playoff Semakin Terbuka
Kemenangan ini semakin mengokohkan posisi Thunder di Wilayah Barat menjelang babak playoff. Dengan catatan 59-16, mereka menunjukkan konsistensi tinggi dan kesiapan menghadapi lawan berat di putaran berikutnya.
Sementara itu, Knicks meski kalah, tetap berada di zona playoff dengan catatan 48-27. Tim ini masih berpeluang besar untuk lolos, tetapi perlu memperbaiki konsistensi terutama dalam pertahanan dan penguasaan bola di kuarter penting.
Para pemain Thunder, termasuk Jalen Williams dan Isaiah Hartenstein, ikut berperan penting dengan tambahan poin dan rebound, membuktikan bahwa kesuksesan tim tidak hanya ditentukan satu pemain. Tim yang solid seperti ini menjadi ancaman serius bagi semua lawan di babak playoff. Ayo Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengetahui perkembangan berita olahraga menarik lainnya di tribunsports.com.
