Barcelona mendapat kabar buruk jelang perempat final Liga Champions. Penyerang asal Brasil, Raphinha, dipastikan absen dalam kedua leg melawan Atletico Madrid setelah mengalami cedera otot paha belakang yang parah. Cedera ini terjadi saat Raphinha membela tim nasional Brasil dalam pertandingan persahabatan melawan Prancis.
Kehilangan Raphinha menjadi pukulan telak bagi Barcelona, karena ia merupakan salah satu pemain paling produktif musim ini. Dalam 31 pertandingan, ia sudah mencetak 19 gol dan memberikan delapan assist. Absennya Raphinha otomatis membuat rencana taktis pelatih Hansi Flick harus disesuaikan.
Cedera ini dipastikan setelah Raphinha menjalani serangkaian tes medis di Catalonia. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pemain berusia 29 tahun tersebut harus absen setidaknya lima minggu, membuatnya melewatkan laga penting melawan Atlético. Klub pun segera menyiapkan program pemulihan khusus untuknya.
Pukulan Berat bagi Blaugrana
Raphinha menjadi pilar utama Barcelona di musim ini. Dengan kemampuan dribel, kecepatan, dan ketajaman di depan gawang, ia telah membantu tim mencetak banyak gol. Kehilangannya tentu akan mempengaruhi produktivitas tim di lini serang, terutama saat menghadapi tim sekuat Atlético Madrid.
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
Absennya Raphinha juga membuat pelatih Hansi Flick harus memutar otak. Pelatih asal Jerman ini kemungkinan harus mencari pengganti sementara atau mengubah formasi tim. Pilihan pemain sayap lain mungkin akan diberikan peran lebih besar, tetapi tentu sulit meniru kualitas Raphinha yang konsisten memberikan ancaman.
Selain itu, Raphinha juga kerap menjadi kunci dalam serangan balik cepat Barcelona. Tanpa kecepatan dan kreativitasnya, tim diprediksi akan kehilangan salah satu senjata utama yang membuat lawan sulit mengantisipasi pergerakan mereka. Ini menjadi tantangan tersendiri menjelang laga-laga penting di Liga Champions.
Baca Juga: Albufeira Jadi Tuan Rumah Forum Pelatih Sepak Bola Terbesar Portugal
Cedera saat Bertugas di Brasil
Cedera Raphinha terjadi saat Brasil kalah 2-1 dari Prancis dalam laga persahabatan. Ia terpaksa ditarik keluar pada babak pertama setelah merasakan ketidaknyamanan di otot paha belakangnya. Awalnya pergantian pemain disebut sebagai tindakan pencegahan, namun hasil tes medis menunjukkan cedera lebih serius.
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, menjelaskan bahwa Raphinha bermain dengan baik sebelum cedera. Ia menunjukkan banyak pergerakan tanpa bola dan peluang untuk mencetak gol. Meskipun hanya bermain sebagian babak, kontribusi Raphinha tetap terlihat penting bagi tim nasionalnya.
Situasi ini menjadi perhatian bagi Barcelona, karena cedera terjadi saat pemain sedang membela negara. Ini menjadi contoh risiko cedera internasional yang bisa mempengaruhi jadwal klub, terutama saat kompetisi Liga Champions tengah berlangsung.
Dampak Absennya dan Pemulihan Raphinha
Absennya Raphinha jelas akan terasa di La Liga, di mana Barcelona saat ini bersaing ketat dengan Real Madrid. Dalam beberapa minggu ke depan, tim asuhan Flick akan menghadapi pertandingan penting melawan Atlético baik di Liga Champions maupun La Liga. Tanpa Raphinha, tim harus mencari cara untuk tetap tajam di lini depan.
Barcelona telah mengonfirmasi bahwa Raphinha akan menjalani program pemulihan intensif selama lima minggu. Tim medis klub akan memantau progres cedera agar pemain bisa kembali dalam kondisi optimal. Pemulihan yang tepat menjadi kunci agar ia bisa kembali tampil di awal Mei.
Sementara itu, para penggemar dan klub berharap Raphinha bisa pulih sepenuhnya tanpa mengalami cedera ulang. Absennya menjadi tantangan besar, tetapi dengan perencanaan taktis yang tepat, Barcelona masih memiliki peluang untuk tampil kompetitif di Liga Champions dan menjaga keunggulan di La Liga. Jika Anda ingin mengetahui perkembangan berita olahraga menarik lainnya, Anda bisa kunjungi link di sini tribunsports.com.
