Kabar mengejutkan datang dari skena esports Mobile Legends Bang Bang (MLBB). Kiel Calvin Q. Soriano, yang dikenal dengan nama panggung OHEB, resmi meninggalkan kompetisi MLBB dan beralih ke Honor of Kings (HOK). Keputusan ini langsung menjadi sorotan komunitas karena reputasinya sebagai salah satu pemain paling sukses di MLBB.
OHEB memiliki sederet prestasi gemilang, termasuk gelar juara M3 World Championship, lima trofi Mobile Legends Professional League (MPL), dan satu gelar Mobile Legends Southeast Asia Cup (MSC). Rekam jejak ini membuat kepindahannya ke HOK menjadi berita besar di dunia esports Asia Tenggara.
Sebelumnya, OHEB sempat menyatakan akan rehat dari kompetisi MLBB. Namun kabar selanjutnya mengejutkan karena ia memutuskan untuk tetap berkompetisi, tetapi di platform berbeda, yakni Honor of Kings. Langkah ini menjadi babak baru dalam karier profesionalnya yang sudah dihiasi banyak prestasi.
Reaksi Team Liquid PH dan Klarifikasi Resmi
Team Liquid Philippines (TLPH), organisasi yang menaungi OHEB, segera memberikan klarifikasi resmi terkait keputusan sang pemain. Melalui akun resmi Instagram, manajemen menegaskan bahwa mereka sejak awal bermaksud menurunkan OHEB dalam roster MPL musim ini.
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
“TLPH sepenuhnya bermaksud berkompetisi dengan OHEB. Dia adalah pemain luar biasa dan kami bangga memilikinya,” tulis manajemen. Pernyataan ini menegaskan bahwa organisasi merasa kehilangan langkah mendadak pemainnya dan menekankan pentingnya komunikasi dalam proses transisi.
Manajemen menjelaskan bahwa OHEB pertama kali menyampaikan keinginan mundur pada 2 Februari, yang dianggap mendadak dan tanpa diskusi sebelumnya. Pihak tim kemudian menawarkan dukungan penuh terhadap proses pensiun sesuai prosedur, biasanya memakan waktu satu musim agar kepentingan pemain, tim, dan liga tetap terlindungi.
Baca Juga: Febriana Meilysa Langsung Hadapi Ratu Dunia di Laga Perdana
Kesulitan Tim Menghadapi Kepergian Mendadak
Setelah komunikasi awal itu, TLPH tidak lagi menerima respons dari OHEB. Komunikasi terakhir diterima pada 6 Februari berupa permintaan resmi pengunduran diri. Hal ini membuat tim hanya memiliki waktu lima hari kerja untuk mencari pengganti, sebuah situasi yang sangat sulit mengingat persiapan roster biasanya dilakukan jauh-jauh hari.
Kondisi ini jelas menjadi tantangan besar bagi tim. Tanpa pengganti yang siap, posisi strategis OHEB di tim menjadi kosong, memengaruhi rencana kompetisi serta strategi menghadapi MPL musim ini. Organisasi pun harus segera menyesuaikan diri untuk tetap kompetitif.
TLPH menegaskan mereka tidak akan mengungkapkan detail tambahan, dan kasus ini dinyatakan sebagai pelanggaran kontrak. Saat ini, organisasi telah menempuh jalur hukum untuk menangani persoalan tersebut, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan kontrak di dunia esports profesional.
Babak Baru Karier OHEB di Honor of Kings
Dengan kepindahannya ke Honor of Kings, OHEB membuka lembaran baru dalam perjalanan karier kompetitifnya. Meski meninggalkan MLBB, prestasi yang telah diraih tetap menjadi bagian dari reputasinya sebagai salah satu pemain top di Asia Tenggara.
Langkah ini sekaligus menunjukkan fleksibilitas pemain dalam menyesuaikan diri dengan platform baru. Kompetisi di Honor of Kings memberikan tantangan berbeda, mulai dari mekanik permainan hingga persaingan regional, yang menjadi peluang bagi OHEB untuk membuktikan kemampuan. Bagi penggemar, keputusan ini membawa campuran rasa kehilangan dan penasaran.
Mereka menunggu debut sang pemain di HOK dan berharap prestasinya di MLBB bisa diteruskan di arena baru. Ke depannya, kiprah OHEB akan menjadi salah satu cerita menarik dalam dunia esports internasional. Jika Anda ingin mengetahui perkembangan berita olahraga menarik lainnya, Anda bisa kunjungi link di sini tribunsports.com.
