Pertarungan antara Moses Itauma dan Jermaine Franklin pada Sabtu malam menjadi salah satu laga yang paling dinantikan di kelas berat. Duel ini dianggap ujian penting bagi Itauma yang tengah naik daun, sekaligus kesempatan bagi Franklin untuk menunjukkan kembali kualitasnya di level elite.
Moses Itauma, yang baru berusia 21 tahun, sedang berada di puncak performa. Kecepatan tangan, akurasi pukulan, dan gaya bertarung agresif membuatnya menjadi ancaman nyata bagi setiap lawan di divisi heavyweight. Kemenangan atas Franklin diyakini akan memperkuat reputasinya sebagai calon juara dunia masa depan.
Sebaliknya, Jermaine Franklin memiliki pengalaman luas melawan petinju-petinju papan atas. Ia pernah memberikan perlawanan sengit kepada Anthony Joshua maupun Dillian Whyte, meski harus kalah angka. Pengalaman ini bisa menjadi modal penting untuk menahan tekanan dari prospek muda Inggris tersebut.
Dukungan dari Dillian Whyte
Dillian Whyte, mantan lawan kedua petinju, memberikan prediksinya jelang pertarungan. Whyte pernah menghadapi Franklin pada 2022 dan meraih kemenangan mayoritas, sebuah hasil yang sempat menuai kontroversi karena performa solid Franklin saat itu.
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
Beberapa tahun kemudian, Whyte merasakan langsung kekuatan Moses Itauma. Pada Agustus 2025, Ia menjadi salah satu lawan berpengalaman yang dihadapi prospek muda Inggris tersebut. Itauma berhasil menyelesaikan pertarungan hanya dalam satu ronde, menegaskan reputasinya sebagai talenta menjanjikan di kelas berat.
Melihat hal itu, Whyte optimistis. Ia menilai Itauma memiliki peluang besar untuk kembali meraih kemenangan cepat atas Franklin. “Saya rasa Moses akan menyelesaikan pertarungan ini lebih awal, kemungkinan besar dia menghentikannya di ronde awal,” ujar Whyte.
Baca Juga: Lionel Messi Diabadikan di Stadion Baru Inter Miami
Peluang dan Tantangan Moses Itauma
Kemenangan atas Franklin akan menjadi batu loncatan penting bagi karier Itauma. Jika mampu mengalahkan Franklin dengan meyakinkan, langkah menuju perebutan gelar dunia akan semakin terbuka, termasuk kemungkinan menghadapi juara WBA Regular, Murat Gassiev.
Itauma memiliki kombinasi kemampuan teknis dan agresivitas yang menjadi kekuatan utamanya. Kecepatan tangan dan akurasi pukulan membuat lawan sulit menyesuaikan ritme pertarungan, sehingga ia bisa mendominasi sejak ronde awal.
Namun, Franklin bukan lawan yang mudah. Daya tahan tinggi dan pengalaman bertarung di level elite bisa menjadi penghalang jika Itauma tidak mampu menjaga fokus. Pertarungan ini akan menguji kesiapan mental dan kemampuan bertahan dari prospek muda tersebut.
Laga Utama di Co op Live Arena
Pertandingan Moses Itauma vs Jermaine Franklin menjadi partai utama dalam rangkaian acara tinju di Co op Live Arena. Selain laga utama, beberapa pertarungan menarik lain juga dijadwalkan, menjadikan malam tersebut sangat dinanti penggemar tinju.
Acara ini diharapkan menjadi ajang bagi penonton untuk menyaksikan bakat muda bersaing dengan pengalaman veteran. Bagi Itauma, ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar prospek, tetapi calon juara dunia yang layak diperhitungkan.
Dengan sorotan dari media dan komentar para legenda seperti Whyte, pertarungan ini diprediksi akan menjadi salah satu momen paling berkesan di kalender tinju tahun ini. Para penggemar menanti aksi spektakuler dari kedua petinju di ring Co op Live Arena. Simak dan ikuti terus informasi olahraga terbaru secara lengkap hanya di tribunsports.com.
