Latihan bebas pertama Grand Prix Jepang di Sirkuit Suzuka menunjukkan dominasi Mercedes. George Russell mencatatkan waktu terbaik 1:31.666 dengan ban lunak, sementara rekan setimnya, Kimi Antonelli, hanya tertinggal 0.026 detik. Kedua pembalap saling bersaing ketat selama sesi satu jam, menegaskan kesiapan Mercedes menghadapi balapan utama.
Lando Norris dari McLaren berada di posisi ketiga, tertinggal 0.132 detik dari Russell. Sementara itu, Max Verstappen dan Red Bull masih tertinggal 0.745 detik meski membawa paket upgrade besar pada RB22. Hal ini menjadi peringatan bagi tim juara dunia bahwa Mercedes tetap sulit dikejar di Suzuka.
Sesi latihan diawali dengan uji coba virtual safety car. Strategi ban berbeda diterapkan: Mercedes dan McLaren menggunakan ban medium, sedangkan Ferrari memakai ban keras. Charles Leclerc sempat memimpin awal sesi dengan selisih tipis 0.013 detik dari Russell, menandakan persaingan ketat di kuartal awal.
Strategi Ban dan Simulasi Kualifikasi
Mercedes kemudian beralih ke ban lunak untuk simulasi kualifikasi. Russell memangkas waktu setengah detik, menunjukkan keunggulan mobil W17 di lintasan Suzuka. Antonelli sempat kehilangan dua persepuluh detik akibat terkunci di tikungan hairpin, namun akhirnya memperbaiki catatannya menjadi 1:31.692.
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
Verstappen yang menggunakan ban lunak pada waktu bersamaan tetap tertinggal 0.765 detik dari Russell. Hal ini menegaskan bahwa upgrade Red Bull belum cukup untuk mengejar dominasi Mercedes di sesi latihan awal.
Simulasi kualifikasi ini memberi gambaran awal mengenai performa mobil di lintasan Suzuka. Mercedes terlihat stabil dan cepat, sementara Ferrari, McLaren, dan Red Bull masih berjuang menyesuaikan setelan mobil agar kompetitif dalam balapan utama.
Baca Juga:Â Vinales Masih Berjuang Setelah Cedera Panjang di MotoGP
Hasil Akhir dan Posisi Pembalap
FP1 ditutup dengan Russell di posisi pertama, Antonelli kedua, dan Norris ketiga. Oscar Piastri menempati posisi keempat, sementara duo Ferrari, Leclerc dan Hamilton, berada di posisi kelima dan keenam, dalam jarak 0.4 detik dari pemimpin. Verstappen berada di posisi ketujuh, masih tertinggal dari rival utamanya.
Hasil ini menekankan pentingnya strategi ban dan adaptasi mobil bagi tim-tim yang ingin menantang dominasi Mercedes. Selisih waktu yang tipis di antara enam pembalap teratas menunjukkan bahwa Suzuka tetap menjadi trek kompetitif dengan peluang bagi perubahan posisi cepat selama balapan.
Beberapa pembalap juga menjadi sorotan pengawas lomba karena insiden di lintasan. Carlos Sainz dan Liam Lawson terlibat kecelakaan kecil di hairpin, sementara Alex Albon menabrak Sergio Perez di chicane terakhir. Jak Crawford, pengganti Fernando Alonso, menempati posisi 22 dan hanya menyelesaikan 11 putaran.
Implikasi Latihan untuk Balapan
Dominasi Mercedes di FP1 memberikan tekanan bagi Red Bull dan tim lain untuk memaksimalkan performa mobil sebelum balapan utama. Paket upgrade yang dibawa Red Bull belum sepenuhnya memberikan hasil yang diharapkan, sementara Ferrari harus menyesuaikan setelan mobil agar lebih kompetitif.
Persaingan ketat di lima posisi teratas menunjukkan bahwa strategi pit-stop, pemilihan ban, dan manajemen energi akan menjadi kunci kemenangan. Latihan ini memberi gambaran awal, tetapi balapan sesungguhnya akan menantang kemampuan teknis dan konsistensi pembalap di Suzuka.
Mercedes tetap menjadi tim yang harus diwaspadai, tetapi tekanan dari Red Bull, Ferrari, dan McLaren bisa memicu pertarungan sengit di lintasan. FP1 hanya permulaan, dan balapan Jepang dipastikan akan menegangkan bagi penggemar F1. Selalu ikuti informasi terupdate dan terpercaya yang telah kami rangkum seputar olahraga menarik lainnya hanya di tribunsports.com.
