Marc Marquez harus puas finis di posisi kelima pada Grand Prix Amerika Serikat. Balapan yang digelar di Circuit of the Americas ini sebenarnya menjadi salah satu lintasan favoritnya. Namun kali ini, hasil yang diraih tidak sesuai harapan.
Marquez mengakui bahwa hasil tersebut bukan karena motor Ducati yang ia gunakan. Ia justru menilai masalah utama ada pada dirinya sendiri. Hal ini menunjukkan sikap jujur dan evaluasi diri yang kuat dari pembalap asal Spanyol tersebut.
Kondisi fisik juga menjadi faktor penting. Marquez masih dalam proses pemulihan cedera bahu yang dialaminya pada musim sebelumnya. Hal ini tentu memengaruhi performanya di lintasan, terutama saat menghadapi persaingan ketat.
Penalti dan Momen Krusial Balapan
Harapan Marquez untuk meraih hasil lebih baik mulai memudar setelah menerima penalti long-lap. Penalti tersebut diberikan setelah insiden dengan Fabio Di Giannantonio saat sesi sprint. Kesalahan ini berdampak besar pada posisi akhirnya.
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
Pada balapan utama, Marquez juga kehilangan waktu di lap-lap awal. Ia terlibat duel sengit dengan Di Giannantonio dan Joan Mir untuk posisi tengah. Situasi ini membuatnya sulit untuk langsung menembus barisan depan.
Setelah menjalani penalti, posisinya sempat terlempar dari 10 besar. Meski begitu, Marquez mampu bangkit dan memperbaiki posisi hingga finis di urutan kelima. Namun, jarak dengan pembalap depan terlalu jauh untuk dikejar.
Baca Juga:Â Jay Idzes Bersinar di PSSI Awards 2026 dan Curi Perhatian Media Italia
Evaluasi Jujur dari Sang Juara
Marquez menegaskan bahwa dirinya tidak akan menyalahkan motor atas hasil ini. Ia merasa masih bisa bersaing untuk podium, tetapi bukan untuk kemenangan. Hal ini menunjukkan bahwa ia memahami batas kemampuannya saat ini.
Menurutnya, kesalahan di hari sebelumnya menjadi faktor penting yang memengaruhi hasil balapan. Ia juga menyebut bahwa inilah konsekuensi dari kesalahan kecil di MotoGP yang bisa berdampak besar.
Ia merasa belum nyaman sepenuhnya dengan motor yang dikendarainya. Posisi berkendara yang belum natural membuatnya sulit tampil maksimal. Meski masih cepat, ia belum mampu membuat perbedaan seperti sebelumnya.
Fokus Bangkit di Seri Berikutnya
Marquez kini mengalihkan fokus ke balapan berikutnya di Jerez. Sirkuit ini memiliki karakter berbeda dan bisa menjadi peluang untuk memperbaiki performa. Ia berharap dapat tampil lebih baik di sana. Selain balapan, akan ada tes resmi yang memberi kesempatan untuk pengembangan motor.
Namun, Marquez menekankan bahwa perbaikan terbesar harus datang dari dirinya sendiri. Ia ingin meningkatkan performa sejak awal balapan. Dengan pengalaman dan mental juara yang dimiliki, Marquez masih menjadi ancaman bagi para rivalnya.
Jika mampu menemukan kembali ritme terbaiknya, bukan tidak mungkin ia akan kembali bersaing di papan atas MotoGP. Selalu ikuti informasi terupdate dan terpercaya yang telah kami rangkum seputar olahraga menarik lainnya hanya di tribunsports.com.
