Bezzecchi mengaku belum memiliki gambaran jelas mengenai karakter lintasan tersebut karena belum pernah mencobanya dengan motor.
“I have no idea what to expect,” ujar Bezzecchi.
Sejauh ini, ia baru mencoba memahami trek dengan berjalan kaki. Meski demikian, ia mengaku cukup terkesan dengan layout sirkuit Goiania.
Menurutnya, trek tersebut memiliki karakter cepat dan berpotensi menjadi salah satu lintasan tercepat di kalender MotoGP.
Berdasarkan simulasi, Goiania diprediksi hanya kalah cepat dari beberapa sirkuit top seperti Phillip Island, Buriram, Silverstone, dan Mugello.
Aprilia Punya Modal Kuat
Kecepatan lintasan ini sebenarnya bisa menjadi keuntungan bagi Aprilia. Pasalnya, pabrikan asal Noale tersebut memiliki catatan bagus di beberapa trek cepat.
Meski begitu, Bezzecchi tetap memilih realistis.
Ia menyebut bahwa timnya masih terus melakukan pengembangan motor RS-GP agar bisa tampil konsisten sepanjang musim.
“Pabrikan bekerja sangat keras, jadi kita lihat saja nanti,” katanya.
Bezzecchi juga menyoroti sektor tiga sebagai bagian paling menarik dari sirkuit Goiania, terutama untuk duel antar pembalap.
Momentum Positif Bezzecchi
Performa Bezzecchi memang sedang menanjak. Pada musim 2025, ia berhasil finis di posisi ketiga klasemen dunia, yang menjadi pencapaian terbaik bagi Aprilia.
Momentum tersebut berlanjut di musim 2026, meski sempat melakukan kesalahan saat Sprint Race di Thailand.
“I made a mistake in the Sprint, but on Sunday I felt amazing,” ujarnya.
Ia mengaku sangat nyaman dengan motor dan mampu tampil cepat saat balapan utama.
Tertinggal dari Acosta
Meski tampil impresif, Bezzecchi masih harus mengejar ketertinggalan dari pimpinan klasemen sementara, Pedro Acosta.
Saat ini, ia tertinggal tujuh poin dari pembalap KTM tersebut.
MotoGP Brasil pun menjadi peluang penting bagi Bezzecchi untuk memangkas jarak sekaligus menjaga tren kemenangan beruntun.
Ujian Sesungguhnya di Brasil
MotoGP Brasil 2026 akan menjadi ujian besar bagi semua pembalap, terutama karena karakter sirkuit yang belum familiar.
Bagi Bezzecchi, ini bukan hanya soal mempertahankan performa, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan cepat.
Jika berhasil, bukan tidak mungkin ia akan mencatatkan kemenangan keempat secara beruntun dan semakin mengukuhkan posisinya sebagai kandidat kuat juara dunia musim ini.
Namun jika gagal, momentum yang sudah dibangun sejak akhir musim lalu bisa saja terhenti.