Balapan Moto3 Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas, Austin, berlangsung dramatis bagi Veda Ega Pratama. Pembalap rookie Honda Team Asia itu mengalami kecelakaan serius pada lap kelima. Awalnya, Veda berusaha mengejar posisi teratas meski memulai balapan dari posisi kurang menguntungkan.
Crash terjadi saat Veda Ega melakukan highside di Tikungan 11. Kejadian ini sempat melibatkan pembalap di belakangnya, Joel Esteban, yang terkena dampak motor Veda yang terseret di aspal. Untungnya, tubuh Veda tidak mengenai Joel, sehingga insiden ini tidak berlanjut menjadi tabrakan besar.
Kecelakaan ini membuat Veda tidak bisa menyelesaikan balapan, padahal performanya cukup menjanjikan sebelum insiden. Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menyayangkan hasil tersebut dan menekankan bahwa Veda memiliki potensi besar untuk bersaing di level atas.
Kecepatan dan Kepercayaan Diri Veda Ega
Hiroshi Aoyama menyoroti kemampuan Veda Ega Pratama yang mampu menempel kelompok depan sebelum kecelakaan. Menurutnya, pembalap berusia 17 tahun itu menunjukkan kecepatan dan mental yang siap bersaing. Meski awal balapan sempat tertinggal, Veda berhasil mengejar posisi sebelum membuat kesalahan kecil yang berakibat fatal.
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
DOWNLOAD SEKARANG
“Veda bertarung dekat dengan kelompok depan dan memiliki kecepatan untuk tetap bersaing memperebutkan posisi teratas,” kata Aoyama. Ia menambahkan bahwa kecelakaan tersebut sangat disayangkan karena Veda punya potensi meraih hasil positif.
Kepercayaan diri Veda menjadi modal penting bagi Honda Team Asia. Meski belum finis, penampilan ini memberikan gambaran bahwa pembalap muda Indonesia itu mampu menembus kelompok papan atas di kelas Moto3.
Baca Juga: Indianapolis Colts Tetap Milik Keluarga Irsay Tanpa Investasi Eksternal
Peluang Honda Team Asia Tetap Terbuka
Selain Veda, pembalap Honda Team Asia lainnya, Zen Mitani, juga gagal finis di Moto3 Amerika Serikat 2026. Situasi ini membuat tim harus memutar strategi dan fokus pada pengembangan kedua pembalap. Namun, Hiroshi Aoyama tetap optimis. Ia menekankan bahwa setiap balapan adalah kesempatan belajar dan bagian dari proses pengembangan pembalap muda.
“Bagaimanapun, kedua pembalap dapat belajar dari hari ini, dan itu juga merupakan bagian dari perkembangan mereka,” ujarnya. Tim pun akan memanfaatkan jeda hingga seri berikutnya untuk memulihkan energi dan mempersiapkan strategi lebih matang.
Honda Team Asia tetap memiliki waktu untuk mengevaluasi performa dan memperkuat potensi kedua pembalap sebelum menghadapi seri keempat di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 24-26 April 2026.
Fokus Pemulihan Menuju Jerez
Manajer Honda Team Asia juga menyoroti pentingnya pemulihan fisik dan mental bagi Veda dan Zen Mitani. Balapan yang padat bisa memengaruhi performa, sehingga tim memberi waktu bagi pembalap untuk istirahat dan mempersiapkan diri secara optimal.
“Hari ini memberi banyak pelajaran, dan kita akan menggunakan waktu istirahat singkat sebelum Jerez untuk kembali lebih kuat,” kata Aoyama. Ia juga mengapresiasi seluruh staf tim yang bekerja keras mendukung pembalap selama dua akhir pekan balapan terakhir.
Dengan fokus pada pemulihan dan evaluasi strategi, Honda Team Asia berharap Veda Ega Pratama dan Zen Mitani bisa tampil maksimal di seri Jerez. Peluang untuk meraih podium dan menampilkan kemampuan terbaik masih terbuka lebar bagi keduanya. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita olahraga menarik lainnya di tribunsports.com.
