Petenis asal Polandia, Iga Swiatek, kembali mengasah kemampuan di Rafa Nadal Academy sebagai persiapan menghadapi musim clay-court 2026. Setelah menjalani musim hard-court dengan hasil mengecewakan, Swiatek merasa penting untuk fokus memperbaiki permainan sebelum memasuki turnamen besar seperti French Open.
Swiatek sempat kalah di laga pembuka Miami Open musim ini, yang membuatnya memutuskan untuk berpisah dengan pelatihnya Wim Fissette. Fissette telah mendampinginya sejak Oktober 2024, tetapi Swiatek merasa saatnya mencari pendekatan baru untuk menghadapi musim clay-court.
Langkahnya untuk berlatih di akademi Rafael Nadal sekaligus mengundang Francisco Roig sebagai pelatih baru menandai babak baru dalam persiapan sang petenis peringkat 4 dunia. Dengan kombinasi pengalaman dan keahlian Roig, Swiatek berharap bisa kembali tampil dominan di permukaan favoritnya.
Sambutan Hangat Rafael Nadal untuk Swiatek
Rafael Nadal menyambut Swiatek dengan hangat saat kedatangannya di akademi. Mantan petenis nomor 1 dunia itu membagikan foto keduanya di Instagram dengan pesan yang bersahabat, menyebutkan agar Swiatek merasa seperti di rumah selama berlatih.
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
DOWNLOAD SEKARANG
Swiatek merespons dengan antusias di Instagram Story pribadinya, mengungkapkan rasa senang bisa kembali ke akademi Nadal. Unggahan ini menunjukkan hubungan yang positif antara petenis Polandia dan legenda tenis Spanyol, yang diyakini dapat memotivasi Swiatek dalam persiapan turnamen mendatang.
Selain sambutan hangat, kehadiran Roig juga mendapatkan dukungan penuh dari Nadal. Roig telah menjadi bagian penting dalam karier Nadal, termasuk mendampingi sang legenda meraih 22 gelar Grand Slam. Kehadiran Roig diyakini dapat membawa pengalaman berharga untuk Swiatek.
Baca Juga: Tiger Woods Tolak Jadi Kapten Tim AS di Ryder Cup 2027
Francisco Roig Bergabung di Tim Swiatek
Roig resmi bergabung sebagai pelatih baru Swiatek setelah berpisah dari Emma Raducanu pada awal musim ini. Ia dikenal memiliki pengalaman luas dalam membantu pemain mencapai performa terbaik, terutama di turnamen Grand Slam.
Swiatek membagikan momen perkenalan Roig melalui media sosial, menuliskan rasa antusiasnya memulai babak baru dengan pelatih berpengalaman tersebut. Kehadiran Roig diharapkan dapat menyempurnakan strategi dan teknik Swiatek menjelang musim clay-court.
Kolaborasi ini dianggap sebagai langkah penting bagi Swiatek untuk memaksimalkan potensi permukaan clay-court, di mana ia telah memenangkan empat gelar French Open. Dengan pengalaman Roig, Swiatek diharapkan mampu mempertahankan konsistensi dan fokus dalam turnamen besar.
Target Swiatek di Musim Clay-Court
Clay-court adalah permukaan favorit Swiatek, sama seperti Nadal yang telah mendominasi French Open sepanjang kariernya. Persiapan di akademi ini diyakini akan membantu Swiatek kembali ke performa puncak dan menghadapi lawan-lawan tangguh di musim clay-court.
Turnamen pertama yang akan dijajal Swiatek adalah Stuttgart Open, yang akan menjadi tolok ukur kesiapan fisik dan mentalnya. Hasil di turnamen ini akan menjadi indikasi bagaimana Swiatek menghadapi French Open 2026 nanti.
Dengan pelatih baru, dukungan dari akademi Nadal, dan fokus latihan intensif, Swiatek berpeluang besar kembali bersaing di level tertinggi. Fans tenis pun menantikan aksinya di musim clay-court ini, berharap Swiatek mampu menambah koleksi gelar Grand Slamnya. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita olahraga menarik lainnya di tribunsports.com.
