TRIBUNSPORTS.COM – Legenda snooker dunia, Ronnie O’Sullivan, kembali mencetak sejarah baru. Ia berhasil mencatatkan break tertinggi sepanjang sejarah profesional dengan angka fantastis 153 poin dalam ajang World Open di Yushan.

Gila! Ronnie O’Sullivan Cetak Rekor Dunia dengan Break 153, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Pencapaian luar biasa ini terjadi saat O’Sullivan menghadapi Ryan Day di babak perempat final. Dalam pertandingan tersebut, O’Sullivan tampil dominan dan menang telak dengan skor 5-0.

Awal dari Momen Bersejarah

Rekor ini tercipta sejak frame pertama pertandingan. Situasi unik terjadi ketika Ryan Day gagal keluar dari posisi snooker, sehingga memberikan keuntungan berupa free ball kepada O’Sullivan.

Dengan kecerdasannya, O’Sullivan memanfaatkan peluang tersebut dengan sempurna.

Ia memulai dengan memasukkan bola hijau sebagai “red tambahan”, lalu melanjutkan dengan bola hitam. Setelah itu, ia melanjutkan permainan sempurna dengan memasukkan 15 bola merah, diikuti kombinasi bola hitam, pink, hingga akhirnya menutup frame dengan enam bola warna.

Total perolehan poinnya mencapai 153, menjadikannya break tertinggi dalam sejarah snooker profesional.

Pecahkan Rekor Lama

Rekor ini memecahkan catatan sebelumnya yang dipegang oleh Jamie Burnett dengan break 148 pada kualifikasi UK Championship 2004.

Biasanya, maksimum break dalam snooker adalah 147 poin, yang dicapai dengan memasukkan 15 bola merah masing-masing diikuti bola hitam, kemudian enam bola warna secara berurutan.

Namun, dalam kondisi tertentu seperti adanya free ball, pemain bisa melampaui angka tersebut.

Menuju Break Sempurna 155

Secara teori, skor tertinggi yang bisa dicapai dalam snooker adalah 155 poin. Hal ini bisa terjadi jika pemain mendapatkan free ball, memasukkannya sebagai red tambahan, lalu melanjutkan dengan rangkaian sempurna hingga akhir frame.

Meski beberapa pemain disebut pernah mencapainya dalam sesi latihan, belum ada yang berhasil melakukannya dalam turnamen resmi.

Dengan catatan 153, O’Sullivan kini semakin mendekati rekor sempurna tersebut.

Reaksi O’Sullivan dan Dunia Snooker

O’Sullivan mengaku sangat senang dengan pencapaian tersebut. Dalam pernyataannya di media sosial, ia berterima kasih kepada para penggemar yang telah memberikan dukungan.

“Ini momen yang sangat keren. Saya sangat senang bisa melakukannya,” ujar O’Sullivan.

Pujian juga datang dari sesama pemain top dunia, Neil Robertson.

Menurutnya, O’Sullivan adalah yang terbaik sepanjang masa.

“Dia yang terbaik yang pernah ada, dan mungkin tidak akan ada lagi yang seperti dia,” ujar Robertson.

Lolos ke Semifinal

Setelah kemenangan telak atas Ryan Day, O’Sullivan melaju ke babak semifinal. Ia dijadwalkan menghadapi pemain muda asal China, Wu Yize.

Wu Yize sendiri melaju ke semifinal setelah mengalahkan Mark Allen dengan skor 5-1.

Pertandingan semifinal ini diprediksi akan menjadi ujian berikutnya bagi O’Sullivan dalam perjalanannya meraih gelar.

Legenda yang Terus Cetak Sejarah

Di usia 50 tahun, O’Sullivan membuktikan bahwa dirinya masih menjadi salah satu pemain terbaik di dunia.

Rekor 153 ini bukan hanya sekadar angka, tetapi juga simbol konsistensi, teknik, dan mentalitas luar biasa yang ia miliki sepanjang kariernya.

Dengan performa seperti ini, bukan tidak mungkin O’Sullivan kembali menambah koleksi gelarnya dan memperpanjang statusnya sebagai legenda hidup snooker dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *